Halaman

Isnin, 22 Oktober 2012

Niat-Niat Puasa Sunat

Niat Puasa Rajab (Puasa rajab adalah puasa sunnat yang dilakukan khusus pada bulan rajab, yang menurut sebagian ulama haditsnya lemah dan tidak dapat dipertanggungjawabkan)
 
نويت صوم شهر رجب سنة لله تعالى 
NAWAITU SAUMA SYAHRI RAJAB LILLAHI TA'ALA
 
“ Saya niat puasa bulan Rajab , sunnah karena Allah ta’ala.”


Niat Puasa Syawwal (Puasa syawal adalah puasa sunnah yang dilakukan setelah bulan ramadhan selama 6 hari)
 
نويت صوم شهر شوال سنة لله تعالى
NAWAITU SAUMA SYAHRI SYAWWAL SUNNATAN LILLAHI TA
“ Saya niat puasa bulan Syawwal , sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Arafah (Puasa Arafah ini merupakan puasa sunnah yang kelanjutan dari Puasa Tarwiyah, yaitu jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah.)

نويت صوم عرفة سنة لله تعالى
NAWAITU SAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA'ALAH
 
“ Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala.”

Niat Puasa Dawud (Nabi saw. memerintahkan puasa ini kepada umatnya yang ingin melakukan puasa 'dahr' (puasa  sepanjang  tahun). Namun Nabi melarang puasa 'dahr' ini karena ia tidak lebih baik dari pada puasanya  Nabi Daud  yang cuma separoh dahr: sehari puasa sehari berbuka. Anjuran ini khusus bagi orang-orang tertentu, yang mampu yang masih haus ibadah. Misalnya dia, setelah  biasa puasa Senin-Kamis, tiga hari 'ayyamul bidh'  (13, 14, dan 15 setiap bulan hijriyah), ternyata masih kuat lebih dari itu

نويت صوم داود سنة لله تعالى
NAWAITU SAUMA DAWUD SUNNATAN LILLAHI TA'ALA
"Saya niat puasa dawud, sunnah karena Allah Ta'Ala"

Niat Puasa Mutih (jenis puasa ini tidak ada dalam sunnah nabi, untuk itu saya pribadi tidak merekomendassikannya )

نويت صوم ايام البيض سنة لله تعالى
NAWAITU SAUMA AYYAMI BIDH SUNNATAN LILLAHI TA'ALA
“ Saya niat puasa pada hari-hari putih , sunnah karena Allah ta’ala.”

Tiada ulasan:

Catat Ulasan